Mau liburan ke planet Mars? Bisa kok..
Beruntungnya, siapa pun yang punya impian seperi itu, tidak lama lagi akan bisa terwujud impiannya. Soalnya, menurut rencana sekitar januari 2018, bakal diluncurkan pesawat luar angkasa berawak pertama untuk jalan-jalan ke Mars.
Denis Tito, seorang miliuner asal Amerika Serikat, yang mengumumkan misinya untuk secepatnya bisa menerbangkan orang traveling ke Mars. Untuk melancarkan misi ke Mars ini, dia membuat sebuah lembaga non-profit yang diberi nama inspiration Mars Foundation. Untuk proyek yang masih dianggap aneh dan langka ini, pria yang juga mantan ilmuwan NASA ini bilang, dana yang harus dikeluarkan untuk membiayai misi yang satu ini mencapai dua milyar dolar AS. Menurut dia, pada 2018 nanti, konstelasi planet Bumi dan Mars berada dalam satu posisi yang sejajar. Kondisi itu, disamping rendahnya aktifitas matahari pada saat yang sama, akan membuat pesawat antariksa lebih mudah mendekati Mars.
"Misi ke Mars ini adalah langkah besar pertama dalam agenda jangka panjang penjelajahan antariksa oleh Amerika Serikat. Pesawat yang dirancang khusus untuk menjalankan misi ini sekarang sedang dibangun. Pesawat ini akan dimodifikasi sedemikian rupa sehingga bisa menembus planet Mars"
Sekarang, siapa sih yang akan dikirim jadi awak pesawat dalam misi ini? Menurut informasi, Tito dan kawan-kawannya sekarang masih terus mencari orang yang tepat. Pastinya, akan dicari dua orang yang cocok satu sama lain. Disamping itu, keduanya akan diji kemampuannya untuk berada dalam suatu ruangan yang sempit, mereka tidak boleh claustrophobia (takut akan ruangan sempit). Karena nanti mereka akan berada di dalam ruangan seluas 600m2 selama 501 hari itu.
Yang cukup menarik adalah usulan tito, agar kedua orang yang akan dikirimkan untuk menjalankan misi ini adalah sepasang suami istri. kata Tito "Saat kamu berada jauh sekali dan planet Bumi hanya titik biru yang sangat kecil dan hampir tidak kelihatan, kamu pasti butuh seseorang untuk dipeluk. Itulah barangkali solusi yang paling bagus untuk mengatasi suasana kesendirian dalam sebuah ruangan sempit dan dalam tempo waktu yang cukup lama"
Sebelumnya, Tito sebenarnya sudah mengumpulkan kelompok ilmuwan dan teknisi untuk mempelajari semua potensi dan tantangan dari misi ini. Untuk aspek sistem pertahanan hidup awak pesawat dipercayakan kepada Paragon Space Development Corporation dan Jonathan Clark dari Baylor College of Medicine sebagai pakar pengobatan luar angkasa. Untuk model pesawatnya akan menggunakan Dragon Space Capsule yang dibuat oleh Space Exploration technologies (SpaceX)
Sebuah tantangan yang cukup besar dirasakan ada;aj kondisi SpaceX, yang belum pernah mengirim orang ke luar angkasa dengan menggunakan Dragon. Selama ini mereka hanya mengirim kargo. Tapi setelah dilakukan uji coba yang serius, tim berkesimpulan bahwa misi ini sangat mungkin untuk dijalankan.
Satu masalah lain yang tidak kalah merepotkan adalah masalah radiasi. Kamu semua pasti tau bahwa radiasi itu sangat berbahaya. Apalagi ini radiasi kosmik. Kalau terkena radiasi kosmik, awak pesawat bisa mengalami penyakit berat. Tapi belakangan ini diketahui bahwa mereka sudah dapat mengatasi hal itu dengan menggunakan fases manusia. Taber McCallum bilang, radiasi itu dapat ditangkal dengan menggunakan kotoran manusa itu sendiri. Memang kesannya menjijikan, tapi material ini ternyata punya sifat penangkal yang bagus. Menurutnya, urine dan fases manusia bisa ditampung secara khusus, sehingga pada saatnya bisa digunakan sebagai tameng radiasi. Selain itu, urine akan di daur ulang sebagai air minum.
Selain kotoran manusia, makanan juga dapat difungsikan sebagai tameng radiasi radioaktif, karena makanan juga mempunyai sifat penangkal yang tidak kalah bagus. Makanannya bakal disimpan dibalik dinding pesawat antariksa, disuatu tempat yang disediakan khusus.
Dengan persiapan yang sedemikian rupa, tampaknya proyek ini akan siap beroperasi pada 2018 nanti. Dengan demikian, lengkap sudah satu lagi tempat wisata baru untuk manusia, yaitu ke planet Mars!





0 komentar:
Post a Comment